Barokallahu laka….
Bulan maret ini, ada beberapa teman yang merayakan kebahagiannya…menggenapkan agamanya,,sekali lagi..selamat teman, semoga menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warohmah,,doakan saya segera menyusul.
Ada satu hal yang membuatku berpikir,,deep thinking bahasa kerennya…
salah satu teman yang menikah ini saya tanya, "kok udah berani mengambil keputusan nikah,bekal mu apa?",dia menjawab cukup dengan satu kata, "iman". Subhanallah…aku merasa kerdil,,cupu,,penakut dan yang paling membuatku merasa kecil,,ternyata imanku memang belum teruji….iman adalah segalanya,, ketika kita percaya dengan Allah aku yakin semua masalah pasti teratasi…apalagi cuma masalah rezeki.
Terlalu banyak pertimbangan yang berhubungan dengan materi kalo ngomongin nikah…terlalu banyak,,bahkan sebagian orang itu bisa menjadi masalah pertama yang harus dipenuhi. Aku hanya ingin menjadi seseorang yang seimbang berpikri realistis dan strategis,,aku sampe sekarang masih berpikir secara konvensional,,punya pegangan dulu sebelum nikah,,sudah mempunyai penghasilan dulu sebelum nikah, baik pegangan secara materi maupun secara agama. Dan aku tidak ingin mengulang kesalahan yang sama….
Aku selalu berharap merasakan perasaan itu perasaan
ingin selalu dekat, perasaan gugup, bingung, dan perasaaan ingin selalu
bertemu. Aku selalu menginginkan itu, aku ingin menjadi seseorang yang berarti, seorang yang mampu menentramkan jiwanya,
seseorang yang mampu memberi rasa aman,, seseorang yang bisa mengayomi,
mendengarkan cerita-ceritanya dengan sabar dan antusias, aku ingin menjadi
seseorang yang menghiburnya di saat dia sedih,, menjadi seseorang yang selalu
menemaninya dan mendukungnya di masa-masa beratnya. Aku juga ingin menjadi
seseorang yang mampu memberikan saran-saran dan nasehat untuk selalu di
jalanNya. Aku ingin merasakan perasaan itu, perasaan dibutuhkan,, perasaan
dicintai karenaNya. Aku ingin mencintai karenaMu,, Ya Allah berikan aku pikiran
yang sehat pikiran yang selalu berorientasi padaMu,, aku ingin menemukan
bidadari duniaMu yang selalu mengngatkanku di saat aku lalai,, yang selalu
mengajakku untuk ke jalanMu aku ingin mendengarkan suaranya yang menyejukkan
yang dari mulutnya keluar kata-kata indah dan menyejukkan hati. Aku
merindukan bidadari duniamu yang selalu menurut dengan jalanMu ,, yang selalu menjaga kehormatan diri dan suaminya. Yang selalu
memberikan dukungan di saat aku mengalami kesempitan. Ya Allah pantaskah aku
mendapatkan bidadariMu dengan keadaanku yang sekarang?? Sejujurnya aku merasa
belum pantas,, aku masih sering mengikuti keinginanku,, aku lupa mentarbiyah
diri untuk menjadi pendamping bidadariMu. Aku masih merasa belum pantas,,Ya
Allah berikan aku kekuatan untuk mentarbiyah diri, berikan aku kekuatan untuk menjalani hidup
ini agar lebih berarti. Ya Allah berikan aku kekuatan untuk menjadi seorang
pemimpin yang baik. Jadikan aku sebagai laki-laki yang pantas berdampingan
dengan bidadariMu.
Ya Allah dekatkan aku dengan bidadariMu,, dan jodohkan aku
dengannya….
Ya Allah,, aku ingin mencintai yang dicintai olehMu….
December 2nd, 2008 at 7:48 pm
tulisan yang bagus,cukup berkesan buat saya…,, bukankah jodoh sesuai dengan diri kita,laki - laki yang baik akan mendapatkan wanita yang baik, begitu pula sebaliknya. yang bisa diusahakan sekarang adalah selalu berusaha untuk menjadi orang yang lebih baik. sepakat ?^^
December 14th, 2008 at 9:54 pm
Assalamualaikum…
q yakin km pasti mndptkn bidadarimu yg terbaik,sebaik dirimu…
q ingat dulu km pernah bilang klo Allah akan memberikan jodoh kpd hambaNya sesuai dengan golongannya…
Maka yakinlah klo km akan mendapatkan bidadarimu yang segolongan denganmu^_^
Keep fight Friend!!!
March 14th, 2009 at 1:43 pm
nek kita pengen dapet yang baik ya qt kudu baik dulu…pada s7 ga??