Archive for April, 2007

From me to myself

Friday, April 27th, 2007

"Ketika
di depanmu masih ada harapan….raihlah dengan perjuangan….Ketika di
depanmu masih ada rintangan…..taklukkan dengan seluruh
kekuatan….Ketika di depanmu ada kesedihan….sambutlah dengan senyuman
" (wiwox 2007)

Allah tidak akan memberikan beban di luar kekuatan kita. Dia lebih tau daripada diri kita. Tapi terkadang kita merasa lebih tau soal diri kita.
Minggu ini terlihat berat tapi aku yakin bisa melaluinya,jangan melauinya dengan biasa-biasa saja, harus luar biasa. Jangan merendah kan diri sendiri, tapi jangan mencoba bersombong diri. Yang terpenting adalah ketawaduan.

Masa depan masih terbentang luas, masih menunggu kontribusi kita…..apakah cuma sampai sini saja kontribusimu??? sebagai mahasiswa…sebagai seorang warga negara…dan sebagai seorang hambaNya yang wajib menjunjung tinggi diinNya. Mana rencana rencana kontribusi??? mana rencana2 dakwah???
Kita berada di titik aman bukan tanpa konsekuensi, semua butuh konsekuensi….perjuangan,,pengorbanan adalah bagian dari kontribusi. Bermanfaat bagi orang lain adalah TUJUAN.  Bermanfaat buat orang lain bukanlah sampingan….APA manfaat dirimu??? apakah orang2 di sekitarmu sudah mengambil manfaat dari dirimu?? apakah KAU sudah bermanfaat buat lingkunganmu,,buat negaramu,,buat agamamu!!!!

DON’t Be a Loser
Jadilah orang yang bermanfaat, karena sebaik-baik manusia, adalah yang bermanfaat buat orang lain!!!!

Renungkan,apa rencanamu dalam berkontribusi!!!!

Ya Allah lancarkanlah studiku….lancarkanlah semua amanahku….aku tidak ingin engkau bertanya soal amanah,dan aku tidak berani menjawabnya!!!!
Ya Allah berilah yang terbaik untukku,,engkau jauuuuuuh lebih tau dari diri ini.
Gantikan Pohon yang mati dengan tunas tunas yang siap meraih masa depan,,berilah aku semangat yang membara,,berikan aku ghirah untuk meraih jannahMU
Ya Allah  berilah kemudahan dalam menjalankan perintahMU
dan berikan aku bidadari surgamu :D
AMIN

COBALAH UNTUK SEGERA BANGKIT

Tuesday, April 24th, 2007

Satu hal yang harus ada di benakku,di otakku, di mind set, bahkan di alam bawah sadarku….bahwa semua hal yang terjadi di dunia ini adalah tidak terlepas dari skenarioNya. Bahkan satu hal kecil yang terjadi di hidup ini bukanlah faktor ketidaksengajaan. Saya selalu berpikir bagaimana menjadikan hidup ini lebih baik…bagaimana menjadikan kualitas pribadi ini menjadi lebih baik. Saya mencoba menargetkan solat wajib di masjid aja… masih ada halangan2 yang mungkin selalu menjadi alasan. Karena kuliah, ga denger azan… dsb tapi saya sadari dengan yakin mungkin tekad saya untuk itu memang kurang menggebu kurang kuat, gampang futur, gampang terlena oleh keadaan. Sekarang saya mencoba belajar, tapi entah kenapa saya cuma disibukkan oleh kepentingan dunia. Bahkan dalam merencanakan masa depan pun hal hal yang ada di otak hanya kerja, s2, nikah…. Mana belajar agama, mana belajar meraih ilmu Allah yang malah wajib kita pelajari…mana planning untuk berdakwah….mana??? yang dipikirkan hanya bagaimana mencari materi, sukses, memang dlam doa aku selalu berdoa "ya Allah, berilah aku kesuksesan dunia dan akherat" tapi dalam prakteknya belum maksimal ke arah akherat, hanya belajar dari buku2…itu kalo pas rajin baca, kalo ga??
Saya emang masih banyak kelemahan, banyaaaaakk sekali, dan sampe sekarang baru tahap tambal sulam, semoga antara debit yang keluar lebih kecil daripada debit yang masuk, sehingga proses perubahan diri ke arah yang lebih baik bisa terwujud.Amiin.

Ya Allah berilah saya kekuatan untuk menjalankan perintahMu, menjalankan hal yang sunnah dan yang wajib di Diin ini. berilah saya kekuatan untuk menjauhi yang haram.
Berilah saya kesuksesan dunia maupun akherat.
Berilah saya jodoh yang solihah, karena jodohku adalah penggenap agamaku.

Menikmati keterbatasan…..

Monday, April 9th, 2007

Semester ini cukup merepotkan buat saya seorang mahasiswa yang biasa biasa saja. Kuliah yang mencoba saya paksakan untuk mengambil lebih dari beban biasanya ternyata cukup berpengaruh juga. Ditambah amanah amanah yang ternyata cukup menyita perhatian. Tapi satu hal yang sangat saya syukuri , Allah memberikan kesibukan buat saya, yang karena kesibukan ini membuat saya tersadar betapa berharganya waktu. Terbuangnya 10 menit waktu karena sekedar melamun ataupun melihat TV ternyata sedikit muncul penyesalan. Tapi sekali lagi saya cuma manuisa biasa yang banyak melakukan kelalaian. Dengan keadaan semacam in ternyata kurang membuat saya terlecut,bahkan ujian yang bertubi tubi, tugas, laporan praktikum, tugas pendahuluan praktikum,tugas serta amanah amanah masih membuat saya terlena. Jadwal harian per jam yang dari sebulan lalu saya bikin ternyata hanya berapa persen yang saya taati. Tapi saya akui melalaikan waktu adalah sebuah kefatalan….